Sampah Terus Berserak Dan Menyebar Busuk Di Pekanbaru, Pemko Lagi Lagi Menjawab “Sabar”

  • Whatsapp

Wartategas.com -Kasus tumpukan sampah yang berserakan di Pekanbaru, Riau, sejak awal 2021 meskipun bsudah mulai diusut polisi namun masih saja berserakan dimana-mana.

Contohnya di jalan lili kecamatan air hitam semakin meresahkan masyarakat sekitar, terlebih disaat pandemi yang diharapkan pengelolaan sampah dapat segera di tuntaskan, dan prioritas kebersihan adalah salah satu program pemerintah yang wajib di laksanakan oleh setiap elemen masyarakat dan terutama pemerintah untuk memberikan contoh tanpa ada hentinya.

Berbeda dengan pemko Pekanbaru yang selalu tersorot hampir setiap hari atas keburukan kinerjanya yang diklaim sebagai pimpinan daerah yang tergolong kebal humum bahkan asal bicara tapi faktanya tidak sesuai dari yang di gemborkan.

Bahkan beberapa waktu yang lalu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Agus Pramono, juga telah diperiksa. Dan ada 13 saksi lebih sudah diperiksa terkait itu (tumpukan sampah). Termasuk Kepala DLHK dan staf,” ujar Dirreskrimum Polda Riau.

Menurut publikasi beberapa media bahwa Agus diperiksa di Mapolda Riau, Senin (18/1). Dia diperiksa terkait tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut di beberapa titik pinggir jalan dan dekat hunian masyarakat Pekanbaru.

Polisi juga memeriksa ahli lingkungan dan pakar hukum pidana. Pemeriksaan para saksi bakal terus berlanjut. “Saksi ahli hukum pidana dan lingkungan semua sudah dimintai keterangan. Saksi-saksi diperiksa terus berlanjut,” tegasnya.

Sebelumnya, tumpukan sampah berserakan di berbagai titik di Pekanbaru di jalan lili yang padat penduduk sangat resah dan khawatir kesehatan mereka akan terganggu akibat tumpukan sampah ini.

Pemkot Pekanbaru meminta masyarakat bersabar, bersabar dan lagi lagi hanya kata bersabar, omong kosong dan cakap banyak walikota Pekanbaru membuktikan bahwa pimpinan daerah seperti ini tidak bagus untuk di contoh dan banyak hal yang merugikan masyarakat dalam kepentingannya. “tutur salah seorang warga jalan lili yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan”.

Tumpukan Sampah di Pekanbaru Masuk Ranah Hukum, Polisi diharapkan harus serius menangani kasus ini tanpa memandang siapa pelaku dan penyebabnya, walaupun dia pejabat maka keadilan harus tegak di tangan penegak hukum itu sendiri, “sambungnya”

Seharusnya perusahaan pengelola sampah dapat dimenangkan oleh orang yang mampu menanganinya, bukan sekedar dimenangkan dan meraup keuntungan yang tidak sedikit, sementara penyakit dan dampak negatif buruknya tetap kepada masyarakat.
Kita duga lelang pengelolaan sampah Kota Pekanbaru ada permainan yang menguntungkan sepihak atau Kepentingan oknum. Sehingga menang tender terima uang sementara sampah biar saja, dan pempko menenangkan masyarakat dengan kata “”sabar”” tutupnya.

Media (tim)

0Shares

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 Komentar

  1. 942200 813481Youve made various nice points there. I did specific search terms about the matter and located mainly individuals will believe your web site 979033

  2. I do consider all the concepts you’ve offered for your post. They’re very convincing and will definitely work. Nonetheless, the posts are too short for starters. May you please prolong them a little from next time? Thank you for the post.

  3. 436364 534131yourselfm as burning with excitement along accumulative concentrating. alter ego was rather apocalyptic by the mated ethical self went up to. Its punk up to closed ego dispirited. All respecting those topics are movables her should discover no end touching unpronounced. Thanks so a lot! 808853

  4. 667914 575466Nice read, I just passed this onto a colleague who was performing slightly research on that. And he just bought me lunch since I found it for him smile So let me rephrase that: Thank you for lunch! 9003