Demi Bertemu Dengan Keluarga Nekat Mudik Riau Ke Sumbar Pakai Perahu, 3 Orang Hanyut 1 Orang Selamat

  • Whatsapp

Pekanbaru ,wartategas.com -Sejumlah warga dari Kabupaten Bengkalis, Riau, merencanakan untuk mudik ke Sumatera Barat (Sumbar) menggunakan perahu.

Mereka menyewa perahu mesin dari Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar.

Ada dua perahu mesin yang disewa.

Perahu mesin pertama berisi empat pemudik dan satu operator. Sedangkan yang kedua diisi tiga pemudik dan satu operator.

Pada Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB mereka mulai bergerak.

Perahu melewati Sungai Kopu di Desa Tanjung. Sungai ini dikenal berarus deras, terutama saat sedang pasang.

tim sar menemukan 2 orang meninggal dunia

Sewaktu rombongan pemudik ini berangkat, sungai sedang pasang.

Begitu tiba di Sungai Toluok Subanio, perahu mesin pertama tiba-tiba terbalik saat melawan arus.

Melihat kejadian itu, perahu mesin kedua melapor ke Pos SAR Limapuluh di Desa Muara Paiti.

Tim melakukan pencarian menggunakan perahu karet SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta perahu mesin milik warga Desa Tanjung.

Dia menyebutkan, ketiga korban yang dinyatakan hanyut pada Rabu (12/5/2021) tersebut ditemukan dalam keadaan tewas di lokasi dan waktu yang berbeda-beda.

Dia mengatakan, korban pertama yang ditemukan bernama Rajis, di kawasan Tanjung Kampar sekitar pukul 07.25 WIB, korban Fadil ditemukan di Candi Muara Takus sekitar pukul 09.17 WIB.

Korban terakhir adalah Nofiarisman alias Nono ditemukan di kawasan Pulau Antuan sekitar pukul 11.15 WIB.

“Usai ditemukan selanjutnya ketiga korban dibawa ke rumah duka,” katanya.

Sebelumnya, ketiga korban adalah pemudik yang dilaporkan hanyut terbawa arus pada Rabu (12/5/ 2021.

Mereka menyeberangi sungai menggunakan perahu dari Riau, tepatnya di Desa Tanjung untuk menuju Sumbar dengan rencana turun di Nagari Muaro Paiti.

Hanya di tengah perjalanan, tepatnya di Toluak Subanio Nagari Muaro Paiti, perahu yang ditumpangi terbalik dan tiga orang dinyatakan hanyut.

Petugas SAR gabungan telah berjibaku sejak hari kejadian dilaporkan hingga Jumat (14/5/2021) demi menemukan ketiga korban.

Pada bagian lain, upaya pencarian juga melibatkan SAR Pekanbaru, BPBD Pekanbaru, kepolisian, TNI, Damkar, dan lainnya, (dilansir dari tim media)

0Shares

Pos terkait